Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Dasar Kegunaan Starter dan Cara Kerja

Pengertian Dasar Kegunaan Starter dan Cara Kerja - Bahwa mesin pada mobil tidak bisa hidup dan berputar dengan sendirinya , walaupun campuran udara dan bensin dapat disalurkan ke dalam ruang bakar. oleh sebab itu suatu sistem yang dapat merubah enegi listrik menjadi energy mekanik yang berupa gerak putar, maka starter digunakan untuk memutar mesin mobil pertama kali sampai tercapai putaran tertentu hingga motor hidup Starter sebagai penggerak mula untuk menghidupkan motor, terdapat beberapa jenis starter antara lain : 
  1. Starter tangan , digunakan pada gen-set kecil 
  2. Starter kaki, digunakan pada sepeda motor 
  3. Starter listrik, digunakan pada motor-motor dalam mobil 
  4. Starter udara tekan , digunakan pada motor diesel besar-besar Untuk dapat menghidupkan motor bakar, diperlukan putaran yang cukup
Pengertian Dasar Kegunaan Starter dan Cara Kerja

Persyaratan Starter 

Motor starter sebagai penggerak mula harus dapat mengatasi tahanan-tahanan motor, misalnya : 
  • Tekanan kompresi 
  • Gesekan pada semua bagian yang bergerak 
  • Hambatan dari minyak pelumas sewaktu masih dingin kekentalan masih tinggi 
Pinion harus dapat mengait dan melepas pada roda penerus secara baik. Saat permulaan start motor starter mempunyai momen putar yang besar dengan putaran yang kecil. Motor starter pada umumnya mempunyai bentuk yang kecil tetapi tenaga putarnya besar, dari 0,1 Kw sampai 18 Kw.

PRINSIP KERJA MOTOR STATER 

1. Bila arus mengalir dalam suatu penghantar (conductor), medan magnet akan bangkit pada arah yang terlihat pada ilustrasi di bawah sesuai kaidah Ampere dari ulir kanan.

Pengertian Dasar Kegunaan Starter dan Cara Kerja
2. Bila penghantar ditempatkan diantara kutub N dan S dari sebuah magnet yang terjadi oleh arus listrik dalam penghantar dan garis gaya magnet dari magnet permanen saling berpotongan menyebabkan magnetic flux bertambah dibagian bawah penghantar dan berkurang di bagian atas penghantar. 

Kita dapat menganggap bahwa magnetic flux adalah sebagai sabuk karet yang telah di tegangkan. Jadi magnetic flux, maka gaya akan cenderung menarik pada satu garis lurus lebih kuat di bagian bawah penghantar. 

Akibatnya dari hal ini bahwa penghantar akan memperoleh gaya yang cenderung mendorongnya ke atas (kaidah tangan kiri fleming). 

Pengertian Dasar Kegunaan Starter dan Cara Kerja

KEKUATAN GAYA ELEKTROMAGNETIK

Kekuatan F dari suatu gaya elektromagnetik bervariasi sebanding dengan densitas magnetic flux B (jumlah garis gaya magnet dari gaya persatuan luas), arus I yang mengalir pada penghantar dan panjang penghantar ”L” yang dinyatakan sebagai berikut : 

F = B x I x l 

Dengan kata lain, gaya elektromagnetic akan lebih besar bila medan magnetnya kuat, bila arus listrik yang mengalir pada penghantar makin besar, atau bila panjang penghantar yang berada pada medan magnet semakin besar. 

Sebuah lilitan kawat yang diletakkan diantara kutub magnet permanen akan mulai berputar bila diberi arus. Hal ini disebabkan arus mengalir dengan arah yang berlawanan pada masing-masing lilitan, jadi gaya yang saling memotong dari lilitan dengan dari magnet itu sendiri. Akibatnya lilitan kawat akan berputar searah dengan jarum jam.

Pengertian Dasar Kegunaan Starter dan Cara Kerja

Motor Starter 

Motor starter adalah motor seri arus searah yang mengubah tenaga listrik menjadi tenaga mekanik Motor seri artinya kumparan medan dihubungkan seri dengan Anker Tenaga mekanik yang dihasilkan berupa tenaga putar dari poros anker ke roda penerus lewat pinion.

Posting Komentar untuk "Pengertian Dasar Kegunaan Starter dan Cara Kerja"