Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sistem Casis Pada Mesin

Sistem Casis Pada Mesin

Prinsip kerja dari transmisi adalah utuk memindahkan gaya dan putaran mesin pada gerakan roda-roda. Yang dinamakan transmisi adalah semua komponen yang memberikan suatu kerja dan usaha pada kendaraan. 

Dalam pemindahan tenaga sebagian besar dari poros dan roda itu barangkali dapat dihitung tenaga putaran roda di atas jalan. Tenaga penggerak yang bekerja digunakan pada kendaran mellaui tahanan atau hambatan. Tenaga penggerak ini menyebabkan kendaraan bergerak. 

1. Sistem Penggerak Roda 

Sistem Casis Pada Mesin

Sistem ini terdiri atas penggerak roda belakang dan motor di depan. Berikuti ini gambaran skema penggerak motor di depan. Keuntungan sistem tersebut adalah kenyamanan pada jalan aspal baik, sedangkan kerugiannya adalah pada jalan lumpur roda penggerak cepat slip, jika tidak cukup beban pada aksel belakang. Contoh pemakaian adalah pada banyak kendaraan (konstruksi standard). 

2. Motor Belakang 

Sistem Casis Pada Mesin

Keuntungan sistem penggerak di belakang adalah pada jalan lumpur traksi baik, sedangkan kerugianny aadalah kenyamanan kurang pada jalan aspal, jika tidak cukup beban pada aksel depan. Contoh pemakaian: VW kodok (lama) dan bus.

3. Motor Memanjang 

Sistem Casis Pada Mesin
Keuntungan motor memanjang adalah keamanan tinggi, jika roda penggerak slip mobil masih stabil. Traksi baik jika tidak terdapat banyak beban pada akselerasi belakang. Adapun kelemahannya adalah traksi jelek jika terdapat banyak beban pada aksel belakang. Contoh pemakaian: konstruksi lama, seperti mobil Renault. 

4. Motor Melintang 

Sistem Casis Pada Mesin

Keuntungan motor melintang adalah menghemat tempat, penggerak sudut tidak diperlukan, dan poros propeler tidak diperlukan lagi. Akan tetapi, kelemahannya adalah traksi jelek jika terdapat banyak beban pada aksel belakang. Contoh pemakaian pada kebanyakan kendaraan.

5. Penggerak Empat Roda 

Sistem Casis Pada Mesin

Keuntungan penggerak empat roda adalah traksi sangat baik, tetapi kelemahannya adalah harga mahal dan berat. Pada sistem penggerak empat roda dapat dibedakan menjadi dua macam. Penggerak empat roda selektif dapat menggunakan aksel belakang pada jalan baik. 

Aksel depan dapat dihubungkan pada jalan jelek. Penggerak empat roda permanen memerlukan penyeimbang antara kedua poros penggerak (Misalnya, diferensial, kopling visco). Harganya lebih mahal. Contoh pemakaian kendaraan lapangan atau kendaraan tempur. 

Student Terpelajar
Student Terpelajar Content Creator, Video Creator and Writer

Posting Komentar untuk "Sistem Casis Pada Mesin"